Kategori
gusfik.com

Demi Senyum untuk Nia

Demi Senyum untuk Nia

Tak mudah menjalani hari, seperti halnya yang dilakukan Rainawati. Berjualan di sekitar pasar sambil menggendong buah hatinya Nia Firiyani yang berusia 15 tahun. Nia mengalami kelainan terutama pada tengkorak kepalanya sejak lahir. Karena keterbatasan fasilitas dan biaya, Nia hanya sempat berobat alternatif 1 kali. Setiap harinya Rainawati membawa sekitar 30 bungkus jajanan mulai dari kerupuk ikan, peyek hingga kacang. Ada kalanya dagangan laris terjual, bahkan juga ada sejumlah pembeli yang merasa empati melihat Nia dengan memberikan sedikit sedekah. Rainawati hidup bersama keluarga kecilnya di rumah sederhana yang ia sewa, di kelurahan Menteng kota Palangkaraya. Rumah berukuran 3×5 meter itu, bahkan tak punya WC dan untuk membuang air mereka harus keluar rumah dan memakai kakus bersama. Cobaan dan tantangan pasti ada dalam setiap kehidupan. Kerasnya hidup membuat Rainawati harus bekerja keras demi menghidupi sang buah hatinya.

Salurkan bantuan Anda melalui link di bawah ini:
https://www.berbuatbaik.id/donasi/215/derita-anak-yatim-hidrosefalus-selalu-digendong-ibunya-berjualan-keripik?back=home&utm_source=transtv&utm_medium=program&utm_campaign=shrtn_donasinia


Go to Source
Author: CNN Indonesia

error: Konten dilindungi hak cipta.
%d blogger menyukai ini: