Kategori
gusfik.com

DIALOG PRODUKTIF SELASA UTAMA “DISIPLIN MASKER & VAKSINASI CEGAH OMICRON”

DIALOG PRODUKTIF SELASA UTAMA “DISIPLIN MASKER & VAKSINASI CEGAH OMICRON”

Pandemi COVID-19 masih terus berlangsung. Virus SARS-CoV-2 ini bahkan sudah berubah atau bermutasi menjadi varian baru yang bernama Omicron. Penyebaran varian baru ini semakin mengkhawatirkan karena kasusnya terus meluas.

World Health Organization atau WHO menyatakan varian B.1.1.529 atau Omicron pertama kali ditemukan di Benua Afrika pada 24 November 2021. Varian ini disebut sebagai salah satu yang sangat cepat dalam menularkan virus. Setidaknya, sudah ada 26 negara yang melaporkan kasus Covid-19 akibat virus corona varian baru ini.

Para peneliti di berbagai negara masih terus melakukan penelitian untuk memahami lebih jauh mengenai varian Omicron serta varian virus lainnya. Studi yang sedang berlangsung mencakup aspek penularan, tingkat keparahan infeksi, efektivitas vaksin dan tes diagnostik, serta efektivitas pengobatan.

Sebagai bentuk dukungan, WHO memberikan panduan kepada negara-negara untuk kesiapan dan ketanggapan. Selain itu, penting pula untuk mengatasi ketidakadilan dalam akses ke vaksin COVID-19. Pastikan setiap kelompok rentan mendapatkan vaksin hingga dosis penuh, di samping akses yang adil untuk pengobatan.

Mutasi virus SARS-CoV-2 semakin mudah ketika seseorang yang terpapar melakukan aktivitas perjalanan yang tinggi. Semakin banyak infeksi juga akan menyebabkan semakin mudah virus COVID-19 bermutasi. Kementerian Kesehatan terus-menerus melakukan koordinasi dengan instansi-instansi terkait dalam rangka pengawasan di pintu-pintu masuk negara Republik Indonesia.

Dalam Dialog Produktif Selasa 7 Desember 2021 di media center KPC-PEN, kita mendengarkan penjelasan dari pakar epidemiologi, pandangan pemerintah dan Satgas COVID-19 sekaligus tenaga kesehatan terkait pencegahan kasus varian Omicron di Indonesia.

Untuk memberi penjelasan secara komprehensif, Dialog Produktif Selasa ini menghadirkan beberapa narasumber yang kredibel di bidangnya, antara lain: dr. Siti Nadia Tarmizi – Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes RI, Dr. Windhu Purnomo dr., M.S. – Pakar Epidemiologi Universitas Airlangga, dr. Makhiyan Jibril Al Farabi – Deputi Eksternal Junior Doctors Network (JDN) Indonesia.

#CegahVarianBaru


Go to Source
Author: CNN Indonesia

error: Konten dilindungi hak cipta.
%d blogger menyukai ini: