Kategori
gusfik.com

DAMPAK PAPARAN MERKURI DARI KEGIATAN PESK TERHADAP IBU HAMIL DAN ANAK

DAMPAK PAPARAN MERKURI DARI KEGIATAN PESK TERHADAP IBU HAMIL DAN ANAK

Sektor Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) di seluruh dunia merupakan sumber terbesar pelepasan merkuri ke lingkungan yang mencapai 35 persen dari total emisi merkuri. Penggunaan merkuri di PESK berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Merkuri yang masuk ke dalam tubuh melalui udara, makanan, dan kontak langsung dapat menyebabkan berbagai penyakit. Selain itu, merkuri juga bisa terlepas ke lingkungan melalui air, udara dan tanah menyebabkan pencemaran merkuri yang bersifat persisten.

Melalui KLHK, BPPT dan UNDP yang didanai oleh GEF melaksanakan Proyek GOLD-ISMIA yang bertujuan untuk menurunkan dan menghapuskan penggunaan merkuri di sektor PESK dengan cara memberikan bantuan teknis, transfer teknologi, pembentukan kemitraan antara swasta-publik dan akses terhadap pendanaan untuk pembelian peralatan pengolahan emas tanpa merkuri.

Apa saja dampak polusi merkuri terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat? Simak diskusi lengkapnya di webinar ”Dampak Paparan Merkuri Dari Kegiatan Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) Terhadap Ibu Hamil dan Anak”, pada:

Rabu, 23 Juni 2021
10:00 – 12:00 WIB

Sambutan:
Rosa Vivien Ratnawati, SH., MSD. – Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, KLHK

Pembicara:
1.  Drs. Sayid Muhadhar, M.Si – Plt. Direktur Pengelolaan B3, KLHK
Topik: Regulasi larangan penggunaan merkuri dan Rencana Aksi Nasional dalam penghapusan dan penurunan penggunaan merkuri khususnya di PESK

2. dr. Jossep F William – Medicuss
Topik: Dampak merkuri pada kesehatan ibu hamil dan anak 

3. dr. Imran Agus Nurali, Sp. KO – Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemenkes 
Topik: Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk minimalisir paparan merkuri

4. Yunita Bucu – Perwakilan Penambang PESK di Kalimantan Tengah
Topik: Sharing pengalaman mengenai dampak merkuri pada kesehatan

Moderator: 
Brigita Manohara
======================================================

Mulai Sekarang #KalauBicaraPakaiData

Pantau dan Subscribe Katadata Indonesia.

Official Website : https://katadata.co.id/
Youtube : https://www.youtube.com/c/KatadataIndonesia
Instagram : https://www.instagram.com/katadatacoid
Facebook : https://www.facebook.com/katadatacoid/
Twitter : https://twitter.com/katadatacoid

======================================================


Go to Source
Author: Katadata Indonesia