Kategori
gresikbaik HUT RI 75 Indonesia sejarah

Peristiwa di Dini Hari Sebelum Proklamasi dan Kesaksian Fatmawati

Sebelum memproklamasikan kemerdekaan Republik IndonesiaSoekarno dan Muhammad Hatta diculik oleh golongan pemuda ke Rengasdengklok, Karawang, pada 16 Agustus 1945 dini hari.
Penculikan itu untuk mendesak Bung Karno agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia melalui radio.

Pada peristiwa itu, disepakati proklamasi kemerdekaan diumumkan pada Jumat, 17 Agutus 1945.
Usai menjalani kesepakatan tersebut, Bung Karno dan Bung Hatta dibawa kembali ke Jakarta dan tiba pada pukul 02.00 WIB dini hari, delapan jam sebelum proklamasi.
Setibanya di Jakarta, mereka singgah di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda, Kepala Penghubung Angkatan Laut dan Angkatan Darat tentara Kekaisaran Jepang.

Naskah Proklamasi

Selanjutnya, di ruang makan rumah Laksamana Maeda itu, mereka bertiga merumuskan teks proklamasi.
Harian Kompas, 16 Agustus 1975 memberitakan, Bung Karno menuliskan satu kalimat pembuka pada secarik kertas yang berbunyi:
Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia.
Kalimat itu diambil dari rancangan pembukaan Undang-Undang Dasar yang dihasilkan pada 22 Juni 1945 oleh Panitia Kecil terdiri dari sembilan dan dibentuk oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
Bung Hatta kemudian menambahkan kalimat kedua pada teks proklamasi itu.
Menurutnya, kalimat pertama hanya berusaha menyatakan kemauan bangsa untuk menentukan nasib sendiri.
Oleh karena itu, harus ada pelengkapnya yang menegaskan bagaimana cara menyelenggarakan revolusi nasional.

Presiden Soekarno dan Ibu Fatmawati

Menurutnya, kalimat pertama hanya berusaha menyatakan kemauan bangsa untuk menentukan nasib sendiri.
Oleh karena itu, harus ada pelengkapnya yang menegaskan bagaimana cara menyelenggarakan revolusi nasional.
Dengan dasar gagasan ini, ia pun menuliskan:
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
Setelah teks proklamasi disusun, pertemuan diakhiri dengan pengumuman dari Bung Karno bahwa proklamasi akan dibacakan pada pukul 10.00 WIB di halaman rumahnya, di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Kesaksian Fatmawati

Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, Soekarno pulang ke rumah dan memberitahu Fatmawati mengenai proklamasi tersebut.
“Besok kita umumkan kemerdekaan,” kata Soekarno singkat kepada Fatmawati, setibanya di rumah.
Menurut pengakuan Fatmawati, saat itu Bung Karno yang kelihatan lelah masih menulis di meja kamarnya.
Ia melihat Bung Karno beberapa kali merobek-robek kertas dan membuangnya di tempat sampah.
Fatmawati tak menanyakan apa isi tulisan dalam setiap kertas yang dirobek suaminya itu.
“Ibu tak banyak pertanyaan dan cakap. Ibu mengerti segala apa yang bapak mau dan kerjakan,” kata dia.

Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor: Jihad Akbar
KPS
Gresikbaik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *